Posted by: pramonojgj | Maret 6, 2008

Homebrew Mic For EQSO

Banyak pengguna EQSO yang terkadang belum dapat memulai komunikasinya dikarenakan belum tersedianya headset. Saya ingin berbagi pengalaman, bagaimana cara membuat MIC sederhana untuk ber-EQSO ria….

MIC ini sangat sederhana dan mudah untuk membuatnya,…

1. Adapun bahan-bahan yang diperlukan: (Kabel stereo, Mic condenser, Jack stereo,

spidol bekas, spon)

dsc00119-copy.jpgdsc00118-copy.jpgdsc00117-copy.jpgdsc00115-copy.jpg

2. Alat yang digunakan: (Multimeter, Solder, tang jepit dan potong, Teno, Cutter, Gunting)

Alat-alat membuat mic

3. Cara Pembuatan:

- Keluarkan isi spidol kemudian potong tutup spidol dan lubangi dengan solder

dsc00127-copy.jpgdsc00129-copy.jpg

- Masukkan kabel stereo ke dalam spidol

dsc00135-copy.jpg

- Kupas kabel stereo lalu satukan kabel warna putih dan merah dan di hubungkan ke bagian positif Mic condenser sedang yang serabut di hubungkan dengan bagian negatif Mic Condenser. (Tentunya menggunakan Solder,…Hehehehe)

dsc00132-copy.jpgdsc00125-copy.jpgdsc00124-copy.jpg

- Kupas kabel stereo si sisi lain untuk kemudian di pasangkan dengan konektor stereo

dsc00144-copy.jpgdsc00143-copy.jpg

- Potong dengan gunting spon yang akan dijadikan penutup Mic, potong melingkar seukuran spidol. Kemudian masukkan dan tekan sisi/pinggir spon agar spon bisa terlihat menarik. Agar lebih baik gunakan 2 kali pemasangan spon.

dsc00141-copy.jpgdsc00138-copy.jpgdsc00137-copy.jpgdsc00142-copy.jpg

- Mic siap digunakan.,….

Selamat Mencoba….!!!!

Tags: , ,

Posted by: pramonojgj | Februari 26, 2008

Mic Compressor menggunakan IC uPC1158

Hasil rangkaian ini cukup mengesankan,…hasilnya hampir sama dengan audio yang dihasilkan oleh pesawat HF TS-430. Rangkaian ini menggunakan IC uPC 1158,..mungkin IC ini sudah agak susah dicari di pasaran, tapi bisa aja dibeberapa daerah IC ini masih ada.

Sistem kerja rangkaian ini juga sangat sederhana dimana ada sebuah Op-Amp sebagai penguat depan yang berfungsi sebagai ALC (Automatic Loud Control), Bila ada amplitudo berlebih maka akan menggerakan transistor untuk memberikan umpan balik pada Op-Amp tersebut. Sehingga suara yang dihasilkan cukup unik.

gambar-2.jpg

Trimpot yang terpasang berfungsi untuk mengatur waktu serang pada proses kompresinya,..

Transistor C1815 dapat diganti dengan C828, BC108, dll

Akhir kata Selamat Mencoba,..!!!


Tags: ,

Posted by: pramonojgj | Februari 25, 2008

Rangkaian Mic Compressor Dynamics (3 Transistor)

Dalam eksperimen saya kali ini rangkaian ini adalah rangkaian sederhana namun lumayan hasilnya,….audio yang dihasilkan terkesan menonjol,…Prinsip rangkaian ini sangat sederhana, dimana pada transistor pertama digunakan sebagai Pre-Amp Mic. Kemudian transstor yang kedua dijadian sebagai Buffer. Sedang yang ke tiga adalah rangkaian Feedbacknya

Gambar Rangkaian:

gambar1ref2.jpg

Dengan beberapa modifikasi terutama pada nilai tahanan yang saya beri tanda (*), akhirnya rangkaian ini layak untuk digunakan. Dan saat ini saya sedang menggunakannya juga. Yang perlu dicermati adalah bahwa tegangan catu rangkaian ini harus 12 Volt. Sehingga harus dicatu sendiri dan tidak dapat menggunakan catu dari pesawat

Selamat Mencoba

Tags: , ,

Posted by: pramonojgj | Desember 10, 2007

MENGAPA PRIA ingin selalu menjadi MATAHARI

Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan.

Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia
Dan pria berkata ingin menjadi matahari.
Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari,
bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga…

Wanita berkata ingin menjadi rembulan
dan pria berkata ingin tetap menjadi matahari.
Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan tidak bisa bertemu,
tetapi pria ingin tetap jadi matahari….

Wanita berkata ingin menjadi Phoenix…
yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari,
dan pria berkata ia akan selalu menjadi matahari….

Wanita tersenyum pahit dan kecewa.
Wanita sudah berubah tiga kali…
namun pria tetap keras kepala ingin jadi matahari,
tanpa mau ikut berubah bersama wanita.
Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali
tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari….

Pria merenung sendiri dan menatap matahari.
Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari
agar bunga dapat terus hidup.
Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk bunga
agar ia tumbuh, berkembang.. .
dan terus hidup sebagai bunga yang cantik.
Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh
dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga.
Ini disebut Kasih….. yaitu memberi tanpa pamrih.

Saat wanita jadi bulan,
pria tetap menjadi matahari…. .
agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi.
Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari,
tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan,
siapakah yang ingat kepada matahari?
Matahari rela memberikan cahayanya untuk bulan
walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan…
dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaannya
sebagai pemberi cahaya
agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut….
Ini disebut dengan Pengorbanan. ..
menyakitkan namun sangat layak untuk cinta.
Saat wanita jadi phoenix yang dapat terbang tinggi,
jauh ke langit bahkan di atas matahari…
Pria tetap selalu jadi matahari
agar phoenix bebas untuk pergi kapan pun ia mau
dan matahari tidak akan mencegahnya.
Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi jauh,
namun matahari akan selalu menyimpan
cinta yang membara di dalam hatinya hanya untuk phoenix.
Matahari selalu ada untuk phoenix kapan pun ia mau kembali
walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari.
Tidak akan ada makhluk lain selain phoenix
yang bisa masuk ke dalam matahari dan mendapatkan cintanya…. .
Ini disebut dengan Kesetiaan… ..
walaupun ditinggal pergi dan dikhianati,
namun tetap menanti dan mau memaafkan.

Untuk para wanita…..
Siapakah Matahari yang ada di dalam kehidupanmu? ?
Bila engkau sudah menemukan dan melihat Matahari dalam
kehidupanmu. ..pergi,lihat dan jangan pernah meninggalkannya.

Tags: , , ,

Posted by: pramonojgj | Oktober 29, 2007

Mahasiswa “dulu” dan “Sekarang”

Sangat lekat di dalam benak saya disaat saya sebagai mahasiswa baru di prog. studi Elektronika dan Instrumentasi, Jurusan Fisika, Fak. MIPA UGM. Dimana saya harus melaksanakan praktikum Fisika Dasar I selama hampir 5 jam,…entah apa yang dicari dan dibahas dalam praktikum itu nyaris saya sendiri tidak “mudeng”,…hehehehehe

Namun praktikum itu saya ikuti dengan keseriusan walaupun tetap gak “mudeng”,..Begitu data terakhir di dapat terasa plong hati saya, karena bisa dipastikan langsung bisa pulang ke kost,..ihihihiihihi

Sesampainya di rumah kost,…kembali saya gak “mudeng”,…Lha wong rumusnya aja bikin pusing apalagi buat laporannya,…Tapi dengan keseriusan semua itu bisa saya lalu,…khususnya tahun-tahun pertama kuliah di Jurusan Fisika UGM,…(Sekitar tahun 1989),…

Ternyata itu semua memberi makna dalam kehidupan saya,…khususnya kehidupan akademis,..karena kebetulan sekarang saya menjadi dosen disalah satu PTS di jogjakarta,..Sekarang saya bisa merasakan ternyata semua itu tidak bisa diraih tanpa “proses dan ketekunan”,…..

Namun tidak demikian dengan mahasiswa yang saya ajar sekarang,…mereka terkadang mengabaikan “proses dan ketekunan” itu. Mereka kebanyakan ingin yang instant,…cepet ngerti dan cepet pintar,….Lha wong belajar naik sepeda aja harus pake jatuh segala, pake lecet segala,…..hmm,…bingung juga saya,…

Kenapa tipikal mahasiswa sekarang seperti itu,….apakah ini akibat dari era global informasi,..?,..ataukah pendidikan sekarang sudah dijadikan lahan bisnis,…sehingga asal mahasiswa membayar mereka pasti mendapat nilai “A+”………hmm,….menyedihkan juga,..

Ya,..walaupun demikian mahasiswa tetaplah mahasiswa,….walaupun dan apapun alasannya,…hmm,…

Mahasiswa “dulu” penuh dedikasi,………

Mahasiswa “sekarang” penuh dengan demontrasi,…

Posted by: pramonojgj | Oktober 4, 2007

Bahasa Assembly

Bahasa pemrogramman yang satu ini,..merupakan bahasa yang cukup “katrok” soalnya cara menulis dan mengkompilasinya agak unik. Di hampir semua sekolah dan institusi IT bahasa ini merupakan bahasa yang menjadi menyeramkan, karena perlu pemahaman khusus mengenai register.

Tapi sebenarnya asik juga lho,…mengutak-atik bahasa assembly,…contohnya hanya dengan mengetikkan baris perintah dalam program DEBUG:

mov ah,02
mov dl,41
int 21
int 20

maka kita dapat mencetak karakter A (ASCII=41H) dilayar,…hehehehehe,…mumet juga neehhh,…

mov ah,02
mov dl,41
mov cx,0A
int 21
dec cx
jnz [alamat dr perintah int 21]
int 20

wahh,..kalo yang ini bikin tambah mumet,….hahahhahaha :)P

Yah,…begitulah bahasa assembly,…

Tags:

Posted by: pramonojgj | Oktober 4, 2007

Pengalaman Nge_Dip Kabel

Banyak,..pertanyaan yang muncul mengenai saluran ransmisi dalam dunia RF (khususnya 2 meteran). Saya ingin berbagi pengalaman mengenai hal ini,…

Pada dasarnya untuk menbangun sebuah saluran transmisi yang baik, ada sebuah aturan mendasar yang harus kita pahami,…yaitu adanya resonansi yang bersamaan pada frek. tertentu antara antenna dan kabel transmisi yang digunakan,..(sering diistilahkan dengan DIP)

Kalau antena,..resonansi terjadi bila kita dengan benar melaksanakan proses “matching” pada frekuensi yang diinginkan,..

Sedang bagaimana dengan kabel transmisi,..?

Berdasarkan pengalaman saya ada cara yang mudah untuk menyesuaikan resonansi kabel pada frek tertentu..yaitu:

  1. Tentukan terlebih dahulu range frekuensi kerja dari pesawat 2 meteran anda
  2. Carilah Frek. tengah dari batas atas dan batas bawah frek. kerja yang diinginkan (misal frek batas atas 144.000 Mhz dan frek batas bawah 142.000 Mhz,..maka frek tengahnya adalah [(144.000+142.000)/2]
  3. Setelah frek tengah di dapat,..maka aturlah frek pesawat 2 meteran yang akan digunakan untuk Nge-dip kabel
  4. Ada beberapa tools yang digunakan,.yaitu SWR meter yang masih standart, T konektor dan dummy load
  5. Pasangkan kabel yang akan di dip pada salah satu ujung T konektor yang terpasang pada SWR dengan memasangkan konektornya terlebeh dahulu, ujung yang lain tidak usah di pasang konektor (karena akan di potong2x)
  6. Pada ujung lain dari T konektor pasangkan dummy load
  7. Gunakan kabel jumper untuk menghubungkan antara pesawat dan SWR
  8. Cek ulang semua persambungan yang dibuat
  9. Hidupkan pesawat pada frek tengah yang telah ditentukan tadi
  10. Posisikan SWR pada fungsi untuk ngematch antenna dan putar tombol kalibrasi sampai jarum kalibrassi maksimum ke arah kanan, kemudian lihatlah match pada swr,..
  11. Bila kabel yang digunakan masih bagus,…biasanya jarum match akan menunjukan sekitar 1.5:1 s/d 1.7:1
  12. Pemotongan ujung kabel yang terpasang di T konektor dapat di mulai. Pemotongan kabel hanya sepanjang konektor saja
  13. Bila sudah mencapai 1.3:1 hentikan pemotongan, kupaslah kabel itu kemudian potonglah inner dari kabel tersebut sedikit demi sedikit sampai di dapat 1.1 : 1
  14. Bila telah di dapat 1.1 : 1 maka kabel tersebut dapat di asumsikan telah mencapai resonansi pada frek yang telah kita tentukan sebelumnya
  15. Barulah kabel tersebut digunakan untuk melakukan match pada antenna yang akan dipasang

Selamat Mencoba,…!

Posted by: pramonojgj | September 29, 2007

Tips untuk Mic Compressor HF

Eksperimen ini bermula dari seorang teman yang ingin dibuatkan mic compressor,…
Setelah melewati fase ekperiment ada beberapa pakem yang memang harus dilaksanakan:

  1. Box harus terbuat dari logam,…agar groundingnya bagus
  2. Mic yang digunakan harus mic dinamic,..agar nada bassnya dapat lebih muncul
  3. Outputnya dari mic compressor harus di beri penyesuai impedansi berupa trafo output dan filter (agar tidak ada imbas RF)
  4. Rangkaian penyesuai impednsi dapat dilihat di http://w3oz.netfirms.com/new%20murfbox.htm
  5. Trafo impedansi yang digunakan biasanya yg memiliki output sebesar 300 s/d 400 ohm (trafo yang ada di modem eksternal dapat digunakan

hmm,..mungkin segitu dulu tips dari saya,…soalnya eksperiment saya juga masih terus berlangsung,.,.,.

Tags: ,

Posted by: pramonojgj | September 29, 2007

Mic Compressor menggunakan Fet 2N3819 atau MPF102 (Utk 2 meteran)

Banyak para homebrewer amatir radio yang ingin memiliki rangkaian compressor yang murah namun baik kualitasnya,…Kebetulan beberapa waktu lalu saya surfing dan mendapatkan rangkaian compressor yang menggunakan FET. Alamat sitenya:

http://web.telia.com/%7Eu43200663/tx/mic_comp_00.htm

Saya telah mencobanya dan hasilnya lumayan bagus,…namun ada beberapa modifikasi yang saya lakukan,..

  1. Saya menambahkan unit pre-amp mic di depan rangkaian LM324,..oleh karenanya resistor 10K sebagai panjar arus masuk ke mic condenser dapat dihilangkan,…
  2. Trus kapasitor 100 nF yang terpasang pada kaki 3 IC LM324 dapat dibesarkan smp 4,7 uF untuk memberikan kualitas hifi (lebih ngebass)
  3. Antara pre amp mic dan input LM324 ada baiknya ditambahi rangkaian galaksi (banyak dipasaran) untuk menaikkan nada tengah suara. Namun output pre-amp ada baiknya di tambah resistor 10k,..agar outputnya tidak terlalu besar masuk ke galaksi
  4. Setelah compressor saya tambah dengan rangkaian tone controll
  5. Output dari tone controll siap dicolokkan ke pesawat 2 meteran

Blok Diagram

Mic cond ==> Pre-amp Mic ==> Galaksi ==> Compressor ==> Tone Controll ==> Pesawat 2M

Mungkin eksperiment saya ini dapat menjadikan IDE yang berguna bagi kita semua,..

Tags:

Categories